Jumat, 30 Desember 2016

Perampokan di Pulomas




            Dua hari setelah Natal 2016, Jakarta dikejutkan oleh berita “pembunuhan sadis” di Pulomas. Keluarga kami pun terkejut mendengarnya. Pulomas bukanlah daerah yang asing bagi kami. Daerah ini letaknya tak jauh dari tempat tinggal kami. Kami pun cukup sering berkegiatan di daerah itu. Rumah sakit tempat keluarga kami sering berobat berada di tempat ini. Saya juga pernah bersekolah di daerah Pulomas. Tak heran kalau perhatian kami semua langsung terpusat pada berita ini.
Peristiwa itu pun segera menjadi berita utama di media massa. Berita ini pun menjadi pembicaraan di jalan-jalan. Hampir semua mengecam pelakunya yang tega-teganya membunuh 6 orang dari 11 orang yang disekap dalam kamar mandi sempit. Banyak yang membandingkannya dengan pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Hitler. Saya sampai ngeri sendiri membayangkannya.
Salah satu yang membuat saya prihatin adalah wafatnya seorang anak yang saat itu sedang menginap di situ. Anak itu memang cukup sering menginap di rumah temannya di Pulomas itu. Kok, kayanya apes banget nasibnya.
Hanya dalam waktu beberapa jam, berita ini sudah menyebar. Tidak hanya sekedar berita berupa fakta. Berita ini telah ditambah analisis dan juga opini. Ada opini oleh orang yang memang memiliki keahlian dalam bidang kriminal. Ada juga yang opininya mengecam dan mengutuk. Ada juga yang bergunjing karena kepala keluarga yang menjadi korban itu telah 3 kali menikah. Berita ini, beserta dengan foto-foto korban, beredar luas di media sosial, terutama group WA.
Makin lama, saya makin malas mengikuti beritanya. Saya memang mengurangi asupan berita yang tidak baik supaya dapat menghasilkan karya yang baik. Bagi saya, berita itu adalah peringatan supaya lebih berhati-hati di rumah. Namun tidak demikian dengan ibu saya. Berita itu rupanya memberi pengaruh besar pada dirinya, mungkin karena merasa dekat dengan lokasinya. Ia menjadi khawatir berlebihan. Kekhawatiran yang menurut saya tidak perlu.
Hanya dalam waktu sehari, para pelaku perampokan itu ditemukan. Mereka tidak hanya ditangkap, ada pula yang terpaksa ditembak. Berita ini makin terkenal. Hampir semua media menampilkannya. Saya tahu berita ini agak terlambat karena seharian berkeliaran di toko-toko kain seputar Pasar Baru. Takjub juga rasanya mendengar pelakunya sudah tertangkap dalam waktu 1 hari saja. Salut untuk para polisi yang sudah bertugas dengan baik.
Dari beberapa pelakunya, ada yang buron. Orang ini kemudian ditangkap di Medan dan dibawa kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat. Dari pengakuannya terkuak kalau komplotan mereka bukan sekali itu saja merampok rumah-rumah mewah. Mereka pun sebenarnya tidak berniat membunuh. Namun tetap saja yang namanya merampok itu tetap bersalah. Semoga saja proses hukumnya dapat berjalan lancar dan mereka mendapatkan ganjaran yang setimpal. {ST}

Rabu, 28 Desember 2016

Banjir di Bima




            Pada akhir tahun 2016, terjadi banjir besar di Bima, Nusa Tenggara Barat. Banjir ini membuat warga kota itu sangat menderita. Banjir besar ini merusak banyak fasilitas umum dan juga tempat tinggal warga. Banyak warg ayang terpaksa mengungsi karena tempat tinggalnya tak layak lagi untuk ditempati.
            Peristiwa banjir ini tidak terlalu banyak diberitakan. Entah karena letaknya yang jauh dan jauh pula dari jangkauan para reporter, atau mungkin juga beritanya kalah pamor dengan berita lain. Pada saat yang sama, di ibu kota negara, berlangsung pula sidang dugaan penistaan agama.
            Banjir di Kota Bima ini tidak hanya terjadi sekali. Dalam pantauan saya ada 2 kali banjir besar melanda daerah yang sama. Daerah yang semula porak poranda, sudah terlanda banjir lagi tanpa memiliki kesempatan untuk pulih. Banjir dan genangan air itu pun kemudian membuat daya dukung tanah semakin lemah. Beberapa bidang tanah longsor, yang kemudian menjadi bencana baru.
            Dapat dikatakan Kota Bima tertimpa bencana bertubi-tubi, namun tetap saja perhatian media tidak tertuju ke sana. Bencana ini seakan terlupakan. Tak banyak pula yang membuka saluran bantuan untuk bencana ini. Kalaupun ada, bantuan yang diberikan tidak sebanyak di tempat lain yang nama daerahnya lebih terkenal.
            Pemerintah tentunya berusaha memberikan bantuan dan juga pertolongan yang dibutuhkan. Bantuan yang diberikan oleh pemerintah itu tidak selalu memadai. Kadang kala bantuan itu kurang, sehingga masih banyak yang harus menderita. Perlu bantuan tambahan yang biasanya dapat dihimpun dari swadaya masyarakat. Nah, kali ini tidak terlalu banyak masyarakat yang ikut memikirkan bencana yang terjadi di Bima itu. Mungkin karena kurang publikasi, atau juga karena kurang peduli. {ST}

Selasa, 27 Desember 2016

Menginap di Rumah Tongkonan





            Menginjak Tana Toraja merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri. Saya memang sudah lama ingin ke Tana Toraja dan melihat budayanya yang unik. Salah satu yang membuat saya kagum adalah rumah tongkonannya yang indah.

            Pada kunjungan kali ini, saya mendapat kesempatan berkunjung ke Lembang Lea. Lembang di Toraja artinya desa. Lembang Lea artinya Desa Lea. Desa kecil yang terletak di pegunungan ini letaknya tak jauh dari Kota Makale, ibu kota Kabupaten Tana Toraja
            Kunjungan ke Lembang Lea itu artinya juga berkunjung ke rumah tongkonan. Saya bahkan mendapat kesempatan untuk menginap di dalam rumah tongkonan. Senang sekali rasanya.

            Setiap rumah tongkonan memiliki pakem yang sama. Rumah panggung berbahan kayu itu terdiri dari 3 ruangan, yaitu bagian depan, tengah, dan belakang. Semua rumah tongkonan menghadap ke utara. Di bagian depannya ada lumbung untuk menyimpan hasil panen dan bahan makanan. Bagian luar rumah itu dihiasi dengan ukiran khas Toraja.
Beberapa tongkonan di bagian depannya dihiasi dengan tanduk kerbau. Tanduk kerbau ini adalah tanda bahwa penghuni tongkonan itu pernah mengadakan upacara kematian di mana kerbau itu dijadikan korbannya.
Tongkonan tempat saya menginap itu terletak di pegunungan berhawa sejuk. Saya menduga malamnya akan dingin sekali. Saya sudah menyediakan perlengkapan penghangat tubuh seperti jaket, syal, kaos kaki, dan juga kain-kain yang rencananya saya gunakan sebagai cadangan selimut.
Bagian dalam rumah tongkonan
“Bermalam di rumah tongkonan itu hangat,” kata seorang penghuni tongkonan.
Saya tidak percaya mendengarnya. Tentu saja dia merasa hangat karena dia sudah terbiasa tinggal di situ. Bagi saya belum tentu. Ketidakpercayaan saya bertambah karena siang hari di tempat itu sudah terasa sejuk, apalagi saat malam.
Saya pun kemudian pergi tidur dengan perlengkapan “musim dingin”. Hanya beberapa menit setelah merebahkan badan di kamar tengah tongkonan, saya merasa gelisah. Saya gelisah karena kegerahan. Tak lama kemudian, perlengkapan “musim dingin” saya sudah teronggok di ujung tempat tidur. Saya hanya mengenakan pakaian tidur yang biasa saya kenakan. Ternyata melewatkan malam di dalam tongkonan tidak sedingin yang saya kira.
Esoknya, saya terbangun dengan segar. Tidak demikian dengan teman-teman saya yang bermalam di rumah beratap seng. Mereka kedinginan dan tidak bisa tidur semalaman. Apalagi ditambah dengan kucing-kucing yang berjalan-jalan di atas atap.
Menurut orang-orang Toraja yang tinggal di situ, bagian dalam tongkonan memang hangat di saat malam, dan adem di saat siang. Itu karena terbuat dari bahan kayu. Rumah beratap bambu bahkan lebih adem lagi di siang hari. Itu membuat tongkonan menjadi lebih berharga dibandingkan dengan rumah biasa. {ST}


Baca juga:


Minggu, 25 Desember 2016

Pohon Natal Kipas Kertas GKI Kwitang





            Hampir setiap tahun GKI Kwitang membuat pohon natal yang istimewa. Demikian pula pada tahun 2016 ini. Pohon natal istimewa ini terbuat dari kipas-kipas kecil yang terbuat dari kertas. Kertasnya dibuat dari majalah bekas.
            Pohon natal dari kertas bekas ini memiliki makna bahwa barang bekas dapat dibentuk menjadi sesuatu yang indah dan berguna. Bahan-bahan yang dikumpulkan oleh jemaat menggambarkan gotong royong dan kebersamaan di antara jemaat GKI Kwitang.
            Pohon natal ini tersusun secara bertahap. Awalnya hanya berupa pohon kecil, karena bahan yang terkumpul belum banyak. Baru seminggu menjelang perayaan Natal pohon ini menjulang tinggi. Kipas-kipas kertas itu menutupi semua permukaannya. Pohon ini bertambah indah karena dihiasi dengan lampu kelap-kelip aneka warna. {ST}

Sabtu, 24 Desember 2016

Topi Santa Bukan Atribut Kristen




            Saat bulan Desember datang, di mana-mana terlihat atribut “Natal” seperti topi Santa Klaus (Sinterlas), salju, pohon natal, rusa kutub, kado, dan Piet hitam (temannya Santa Klaus). Atribut seperti ini biasanya ada di tempat-tempat komersial dan juga di rumah-rumah. Kadang-kadang, ada juga yang menggunakannya di tempat ibadah Kristen.
            Akhir-akhir ini makin santer penolakan orang untuk menggunakan atribut “Natal” karena disangka sebagai atribut agama tertentu. Bahkan ada ormas yang merasa berhak untuk melakukan razia. Syukurnya kelakuan ormas yang keterlaluan ini segera ditertibkan oleh polisi.
            Ada alasan tertentu mengapa saya menuliskan “Natal” dengan tanda kutip. Atribut “Natal” yang dinyatakan haram oleh beberapa kalangan itu sebenarnya bukanlah atribut Natal yang sebenarnya. Atribut-atribut yang digunakan itu hanyalah semacam tradisi, terutama di dunia barat dalam menyambut Natal. Natalnya sendiri, yang dicatat dalam Alkitab, sangatlah sederhana. Sangat jauh dari kemeriahan Natal selama bertahun-tahun ini.
            Atribut dan tradisi Natal itu terbentuk selama ratusan bahkan ribuan tahun. Lama-lama atribut itu menjadi semacam identitas menjelang datangnya Natal. Istilah kerennya akulturasi alias percampuran budaya. “Natal” bahkan menjadi musim tersendiri. Wajar saja kalau banyak orang yang mengidentikkan atribut itu dengan Natal. Orang-orang beragama Kristen yang merayakan Natal saja banyak yang mengira demikian, apalagi yang agama dan kepercayaannya berbeda.
            Razia atau sweeping yang diadakah oleh ormas memancing emosi banyak orang. Kebanyakan teman-teman saya yang sesama Kristen bereaksi cukup keras karena merasa ini adalah perlakuan diskrimininasi. Mereka merasa kebebasan beragamanya terancam. Beberapa yang lain mengecam karena sebenarnya tidak semua orang keberatan menggunakan atribut itu. Razia oleh pihak yang tak berwenang adalah sesuatu yang ilegal. Saya juga turut mengecam tindakan razia oleh ormas yang tidak mau saya sebutkan (tuliskan) namanya itu. Bukan karena saya takut, lo. Tetapi karena saya tidak mau nama ormas itu mengisi blog saya ini. Namun, saya dapat memahami kalau sampai ada yang keberatan menggunakan atribut “Natal” itu.
            Penolakan terhadap atribut “Natal” itu sebenarnya sudah lama. Hanya saja akhir-akhir ini bertambah santer karena adanya media sosial dan seseorang yang diduga menista agama. Perbedaan agama menjadi bertambah runcing dan dianggap persoalan. Padahal bila kita memandangnya dari sudut lain, perbedaan itu bukanlah persoalan sama sekali.
            Beberapa tahun yang lalu, saat bekerja di sebuah perusahaan retail, saya pernah mengepalai sebuah tim kecil. Tim kami bertugas di sebuah toko swalayan yang saat menjelang Natal diminta menggunakan topi santa. Saya tahu beberapa anggota tim saya ada yang keberatan, namun mereka enggan mengungkapkannya. Saya yang biasanya tidak terlalu peka itu kali itu dapat menangkap ketidaksukaan beberapa orang itu lewat raut wajah mereka yang cemberut saat mengenakan topi. Penampilan mereka enggak matching sama sekali dengan Sinterklas yang biasanya selalu tampil ceria penuh tawa ho ho ho.
Akhirnya saya memutuskan kami semua, satu tim, tidak menggunakan topi santa. Mereka yang tadinya cemberut itu langsung tersenyum lega. Saat itu saya dapat memahami kalau mereka sampai keberatan. Tentunya mereka mengira kalau menggunakan atribut itu maka akan menjadi kekristen-kristenan. Walaupun punya kesempatan untuk menjelaskan kalau memakai topi santa itu tidak akan membuat orang menjadi mendadak Kristen, saya tidak melakukannya. Saya memilih lebih baik menjaga kekompakan. Seluruh tim tidak perlu menggunakan topi santa, termasuk saya. Saya lebih memilih senyum tulus tanpa topi daripada melihat “santa” yang cemberut.
Saat kasus topi santa muncul belakangan ini, saya jadi teringat lagi tentang hal itu. Saya membagikan kisah ini kepada beberapa teman. Entah bagaimana tanggapan mereka. Saya juga menambahkan informasi yang sebenarnya mereka sudah tahu, topi santa itu bukan atribut Kristen. Topi santa, tanduk rusa, salju, dll, itu tidak ada dalam cerita kelahiran Yesus Kristus yang tercatat di Alkitab. Dengan demikian, menurut saya, ada atau tidaknya topi santa sebenarnya tidak terlalu penting. Keberadaannya hanya sebagai aksesori.
Anehnya, ada yang mengira saya mendukung adanya razia topi santa. Saya hanya mengernyitkan muka mendengarnya. Saya malas menanggapinya, sepertinya dia juga sedang malas menggunakan otaknya. Kalaupun dilanjutkan obrolannya, tetap saja bakalan buntu hasilnya. Buang-buang waktu saja. Saya tidak mendukung razia oleh ormas itu. Mereka tidak berhak melakukannya. Di mata saya, itu adalah pelanggaran hak asasi manusia.
Walaupun menurut saya topi santa dan atribut lainnya tidak penting-penting amat dalam perayaan Natal, bukan berarti saya keberatan menggunakannya. Saya tetap menggunakan topi santa saat caroling di depan gereja. Bagi saya topi santa semacam aksesoris yang gunanya untuk meramaikan suasana. {ST}

Beli buku di sini

Toko Buku Online Belbuk.com

Popular Posts

Isi blog ini

Label

#1Traveler1Book (1) #NgopiBarengTiket (1) 17 Agustus (1) 7 habits (1) Abalone (1) Abdi negara (1) Abu vulkanik (2) AC (2) Adopsi (1) Adu domba (1) Adven (1) Aeon (1) Aerofit (1) Afghan girl (1) Afrika Selatan (1) Agama (4) Ahok (1) AIDS (1) Air (2) Air hidup (1) Air minum (1) Air panas (1) Air putih (8) Air show (1) Air tebu (1) Air terjun (2) Airport (1) Akar kuning (1) Akhir tahun (1) Aksara (1) Alamanda (1) Alasan (1) Alat tulis (1) Alay (1) Albino (1) Alis (2) Almamater (1) Alto (1) Alun-alun Kidul Jogja # (21) Amazing family (1) Ambulans (2) Ampera (1) Anak domba (1) Anak Indonesia (1) Anak kanker (1) Anak kecil (27) Ancol (15) Andar Ismail (1) Angeline (1) Anggaran (1) Anggota dewan (1) Anggrek (45) Anggrek Cantik # (40) Anggun (1) Angin (1) Angkot (8) Angkringan (1) Angsa (2) Angsa hitam (1) Angsana (1) Anjing (9) Anjungan Sumatra Barat di TMII # (14) Anna Karenina (1) Anting-anting (1) Antre (3) Antrean (1) Anyaman (12) Anyaman dari Kalimantan # (11) Apam (1) APAR (1) Apartemen (1) Apartheid (1) Apel (1) Arang (2) Arem-arem (2) Arkeologi (1) Art (1) ART|JOG|2013 (47) Artikel (2) Artis (1) Asap (15) Asbun (1) ASEAN (1) Asian Games 2018 (11) Asinan (1) Astronomi (5) Atap (3) Atlet (1) ATM (1) Autis (1) Avtur (1) Awan (1) Ayam (2) Ayam goreng (3) ayam kate (1) Babal (1) Babat (1) Babi (2) Babi hitam (1) Babi panggang (2) Badak (2) Bagasi (5) Bahan alami (1) Bahan bakar (1) Bahasa (5) Bahasa asing (1) Bahasa Indonesia (3) Bahasa ngaco (2) Bajaj (4) Bajak (1) Bajei (1) Baju (2) Baju bekas (2) Baju koko (1) Bak (1) Bak air (1) Bakiak (1) Bakmi (7) Bakmi jowo (2) Bakpao (1) Bakso (11) Bakul (2) Balai Kota (1) Balanga (1) Balap (1) Balap karung (1) Balerina (1) Bali (10) Bali Baru (1) Balkon (1) Balon (1) Bambu (3) Ban (1) Ban berjalan (1) Bandana (1) Bandara (21) Bandul (1) Bandung (5) Bang (1) Bangka (10) Bangka Belitong # (76) Bangku (2) Bangku taman (1) Bangunan (3) Banjarmasin (9) Banjir (12) Banjir Jakarta Januari 2013 (8) Bank (2) Baram (1) Barigas (1) Baskom (1) Batik (2) Batu (2) Batu Mahasur (1) Batuk (3) Bau busuk (1) Bawah jembatan (1) Bawang (5) Bayam (1) Bayi (5) BBM (6) BBW (1) Beasiswa (1) Bebek (4) Bebek kuning (1) Becak (2) Becak motor (1) Bedak (1) Beduk (1) Bekal (3) Bekasi (1) Belajar (3) Belajar saham (1) Belalang (4) Belanda (1) Belang (1) Belanja (4) Belanja online (1) Belimbing (1) Belimbing tunjuk (1) Belut (1) Bemo (1) Bencana (1) Benda kuno (1) Bendera (2) Bensin (2) Bentor (2) Beras (1) Berastagi (1) Berat badan (1) Beringin (1) Beringin putih (1) Bersih (1) Beruang (1) Betang (1) Biaya hidup (1) Bibi (1) Bibit (1) Bicara (1) Big Bad Wolf (1) Biji (1) Bilingual (1) Binder (1) Bintang (2) Biskuit (1) Bisnis (2) Bisu (1) Bit (1) Blog (4) Blogger (1) BMKG (1) BNN (1) Bobo (1) Bobo Online (1) Bogor (4) Boko Haram (1) Bola (3) Bola pasir (1) Bolong (1) Bolpen (2) Bolpen senter (1) Bolpoin (1) Bolu (1) Bom (3) Boneka (10) Boneka monyet (1) Boneka tangan (2) Borobudur Mini # (12) Botol (4) BPJS (1) BPK (1) Bra (1) Braille (1) Buaya (3) Buaya di Tanjung Pasir # (87) Bubur (1) Budaya (1) Budaya tulis (1) Budaya tutur (1) Bue (2) Buket bunga (1) Bukit Batu (2) Bukit Batu di Katingan (82) Buku (28) Buku anak (1) Buku catatan (1) Bulan (2) Bulan keluarga (5) Bulu mata (2) Bumbu (1) Bumi (2) Bumi bulat (1) Bunda (1) Bundaran (3) Bunga (6) Bunga kopi (1) Bunga Matahari (1) Bungkus (1) Buntil (1) Burger (1) Buruh (1) Burung (1) Burung Kasuari (1) Burung kuau (1) Burung Tingang (1) Bus (9) Bus Surat (1) Bus wisata (2) Busung lapar (1) Busway (2) Buta (2) Buta huruf (1) Buzzer (1) Cabe (10) Cabe puyang (1) Cadar (1) Caleg (5) Calo (1) Cangkir (1) Cantik (2) Canting (1) Capres (4) Capung # (46) Car Free Day (2) Cara pandang (1) Caroling (2) Cat kuku (1) Catatan Awal Tahun 2014 (7) Catatan Gak Resmi Sekretaris Majelis (43) Catatan Seorang Editor (30) Catatan Ulang Tahun (16) Celana (1) Celengan (1) Celengan babi (1) Cempaka Putih (2) Cerita Anak (7) Cermin (1) Charger (2) Cheesecake (1) Cicak (3) Cikini (2) Cilukba (1) Cimahi (1) Cina (2) Cincin (1) Cinderella (1) Cipera (1) CISC (1) Cobek (1) Coklat (1) Colokan (2) CSI (1) Cuaca (2) Cuci piring (1) Cuci tangan (1) Cucian (1) Cukur (1) Cupcake (1) Curhat (1) Curug (1) Dadu (1) Daerah Wisata (1) Daging (1) Dakron (1) DAMRI (1) Dana riset (1) Danau (1) Danau Toba (2) Danau Toba # (63) Dandan (2) Dapur (3) Darah (1) Dasar (1) Data (1) Data BMKG (1) Daun (388) Daun Cantik # (520) Daun mangkokan (1) Daun pisang (1) Dayak (27) Dayung (1) Dealer mobil (1) Debat (1) Debat capres (1) Debu (1) Dehidrasi (2) Delman (2) Demonstrasi (1) Desa (1) Desa Lingga (2) Desa Nelayan (1) Desa Sungai Tabuk (1) Detektif (2) Dewasa (1) Diam (1) Diare (1) Diet (3) Diet GM (2) Dinding (1) Dingin (1) Dirgahayu Kalteng (10) Dirjen Perhubungan Darat (1) Diskon (1) Diskon palsu (1) Disney (1) Doa (4) Dodika (1) Dodol (1) Dokter (4) Domba (1) Dongeng (2) Donor (1) Donor darah (1) Doraemon (1) DPR (2) Driver (1) Duduk (1) Duel otak (1) dunia (1) Dunia Air (64) Dunia Bacaan (35) Dunia Batik (3) Dunia Buah (42) Dunia Bunga (54) Dunia Burung (10) Dunia Catatan Harian (994) Dunia Daun (435) Dunia Fantasi (8) Dunia Fauna (124) Dunia Hutan (42) Dunia Jalanan (353) Dunia Jualan (144) Dunia Kalimantan (134) Dunia Kendaraan (97) Dunia Kerabat (127) Dunia Kesehatan (12) Dunia Kristen (7) Dunia Makanan (202) Dunia Minuman (26) Dunia Museum (199) Dunia Musik (9) Dunia Pasar (58) Dunia Pelajaran (50) Dunia Peristiwa (33) Dunia Pohon (38) Dunia Puisi (1) Dunia Renungan (5) Dunia Sekitar (300) Dunia Taman (16) Durian (3) Duwet (1) Eboni (1) Ekonomi kreatif (1) Ekowisata (1) Eksekusi (1) Ekuinoks (1) Elang (3) Elang bondol (1) Elang jawa (1) Elpiji (1) Email (2) Enggang (1) Ensiklopedia (1) Es batu (1) Etika (1) Etika batuk (1) Eyang (1) EYD (1) F1 (1) Facebook (6) Fashion (1) Fauna identitas Kalimantan Tengah (1) FBIM (2) Feri (1) Festival (4) Festival Budaya Isen Mulang (1) Festival Lampion # (58) Fiksi (1) Film (2) Film India (1) Fitness (1) Flona 2014 # (81) Flora (1) Fly over (1) Formula 1 (1) Foto (7) Friday the 13th (1) Furnitur (1) Gadget (1) Gado-gado (2) Gadungan (1) Gajah (3) Galon (4) Galur (1) Game (3) garam (1) Garasi (1) Garis polisi (1) Gas elpiji (1) Gaya hidup (1) GBK (1) GBKP (1) Gedung (1) Gelas (4) Gelato (1) Gelo (1) Gembok (2) Gembok cinta (1) Gempa (7) Gemuk (1) Gendut (1) Gerakan nasional membaca (2) Gerbang (1) Gereja (6) Gereja Kota Baru di Jogja # (12) Gerhana (4) Gerhana bulan (2) Gerhana matahari (1) Gerobak (5) Getek (1) Gigi (1) GKI Kwitang (56) Gladi resik (1) Globe (1) Gojek (4) Gong (1) Google (1) Gorengan (6) Grand Indonesia (1) Griya Anggrek (2) Grogol (1) Gs (1) Gua (1) Gua Pindul (1) Gua Pindul # (6) Gubernur (3) Guci (1) Gudeg (2) Gula (1) Gula merah (1) Gulai (1) Gule (1) Gungung Sinabung (1) Gunting kuku (3) Gunung (19) Gunung Kidul (1) Gunung Sibayak (1) Gunung Sinabung (4) Gunung Sinabung # (15) Guru (7) Gusti Nurul (1) Hadiah (2) Hakim (1) Halte (3) Hamaring (1) Hamil (1) Hamka (1) Hantaran merah (1) Hantu (1) Harbolnas (1) Harga (1) Hari Bebas Kendaraan Bermotor (2) Hari Buah (1) Hari Guru (1) Hari pahlawan (3) Hari penting (2) Harimau (1) Harry Potter (1) Harta (1) Hasil bumi (1) Helm (4) Hercules (2) Hiasan (1) Hiasan kepala (1) Hidran (1) Hikmah (1) HIV (1) Hoax (1) Hobi (2) Honey (1) Horor (1) Hotel (2) HP (2) Hudok (1) Hujan (5) Hunan (1) Huruf (1) Huruf braille (1) HUT (2) HUT Kalimantan Tengah (11) HUT RI (3) Hutan Bakau # (34) Hutan berkabut (1) Hutan kota (3) Hutan Kota Srengseng # (49) Ibadah kreatif (1) Ibis (1) Ibu dan anak (1) Ide (1) Idola (2) Idul Adha (1) Ikan (10) Ikan asin (2) Ikan bakar (3) Ikan haruan (1) Ikan teri (1) Iklan (1) Ilalang (1) Imlek (3) Imogiri (1) Impian (5) In memoriam Joris Rahadi (4) In Memoriam Normalasari Butarbutar (1) In Memoriam Sumarlan Margono (1) India (1) Indonesia (4) Informasi (1) Insting (1) Insulin (1) Internet (9) Intoleransi (1) Irak (1) Isen Mulang (1) Isi boneka (1) Jadul (1) Jadwal (1) Jagung (3) Jagung bakar (1) Jajanan (1) Jakarnaval (4) Jakarnaval 2014 # (186) Jakarta (378) Jakarta dari Puncak Monas # (37) Jakarta night market (1) Jakarta Tingkat Tinggi # (6) Jalan kaki (1) Jalan layang (1) Jalan Panjang (1) Jalan Sabang (1) Jalanan Jakarta # (151) Jam tangan (2) Jambal (1) Jambolan (1) Jambret (1) Jambu biji (1) Jamu (3) Jamur (3) Jamur enoki (1) Jangan pernah bercanda soal bom (1) Jantung (1) Jantungan (1) Jari (3) Jarum pentul (1) Jasa (1) Jatibaru (1) Jawa (1) Jazz (1) Jedi (1) Jelalatan (1) Jembatan (6) Jembatan putus (1) Jengkol (1) Jepitan rambut (1) Jeruk (5) Joey Alexander (1) Jogja (32) Joke (1) Joyful Choir (2) Juhu (4) Jukung (2) Jumat Agung (2) Jumat. Mitos (1) Jurusan Sekolah (1) Jus (1) KA (1) Kabanjahe (16) Kabel (1) Kabinet Kerja (7) Kabut (3) Kacamata (5) Kacamata kuda (1) Kacang (1) Kacapiring (1) Kado (3) Kain (3) Kakatua (1) Kaki (3) Kaki bayi (2) Kaktus (1) Kaledo (1) Kalender (1) Kalender libur (1) Kalimantan (3) Kalimantan Tengah (12) Kalimantan Tengah # (81) Kalkulator (1) Kalung (1) Kamar (4) Kamar kubus (1) Kamar mandi (2) Kambing (2) Kamboja (1) Kamera (2) Kamera poket (1) Kamis Putih (1) Kampanye (7) Kampung (1) Kanal (3) Kanal banjir (1) Kancing (1) Kandang (1) Kanjat (1) Kanker (3) Kantin (2) Kantong plastik (3) Kantong semar (1) Kantor (1) Kantor pajak (1) Kaos (1) Kapal (3) Kapal selam (1) Kapel (1) Kapolri (3) Kapuas (1) Kapuk (1) Karamunting (2) Karnaval (3) Kartu identitas (1) Kartu Jakarta Pintar (1) Kartu pers (1) Karung (1) karya tulis (1) Kasai (1) Kasir (1) Kasongan (5) Kastengel (1) Kasuari (1) Kasur (2) Kata (1) Katingan (1) Katokkon (1) Kaus (1) Kaus kaki (1) Kayang (1) Kayu (3) Kayu bakar (1) Kayu hitam (1) Kayu Putih (1) Kebakaran (4) Kebakaran hutan (1) Kebaktian (1) Kebaktian akhir tahun (1) Kebanggaan Indonesia (1) Kebaya (3) Kebersihan (2) Kebiasaan (3) Kebon Jeruk (2) Kebon Kacang (1) Kebudayaan (2) Kebudayaan Korea (1) Kebun (3) Kebun Binatang (1) Kebun Binatang RAgunan (1) Kebun Raya Bogor (2) Kecap (1) Kecelakaan (2) Kecewa (2) Kecoa (1) Kecombrang (2) Kedai kopi (1) Kedelai (1) Kedokteran (1) Kedondong (1) Kekanakan (1) Kelakai (1) Kelapa (3) Kelapa Gading (6) Kelapa sawit (3) Kelas (1) Kelereng (1) Keliling dunia (4) Kelinci (3) Keluarga (3) Keluarga berdiakonia (1) Kelurahan (3) Kemacetan (1) Kembang api (4) Kembar (1) Kemiskinan (4) Kendi (1) Kenek (1) Keong (1) Keong Mas (2) Kepiting (2) Keponakan (1) Kepribadian (2) Kerabat (2) Kerak telor (2) Keramik (1) Kerang (1) Kerapu (1) Kerbau (2) Kerempeng (1) Kereta (2) Kereta api (9) Kereta kuda (2) Keroncong (1) Kertas (2) Kerupuk (5) Kesehatan (2) Keselamatan di jalan (1) Keterampilan (1) Ketik (1) Keyboard (1) Khotbah (2) Kidsfest (1) Kidu-kidu (1) Kipas (1) Kipas angin (1) Kismis (1) Kitab suci (1) KJP (1) Klakson (1) Klengkeng (1) Klinik (1) Kloning (1) Kloset (2) Kodok (2) Koin (1) Kol (2) Kolam (6) Kolam ikan (2) Kolam renang (1) Koleksi (3) Komentar (2) Komidi putar (1) Komodo (1) Kompetisi (1) Kompor (3) Komputer (3) Komunikasi (1) Konferensi (1) Konferensi Anak Indonesia 2015 (9) Konferensi Asia Afrika (1) Konsentrasi (1) Konser (2) Kontroversi (1) Koper (3) Kopi (7) Kopitiam (4) Kora-kora (1) Koran (4) Korea (1) Kos (1) Kota (1) Kota di Indonesia (1) Kota Kabanjahe # (42) Kotak (1) Kotak makan. (3) Kotak pos (1) Kotak putih (1) KPAI (1) KPI (1) KPK (2) Kreatif (2) Krematorium (1) Kriminal (4) KRL (3) KTP (1) Kuau (1) Kubis (1) Kubus (1) Kucing (14) Kucing hitam (2) Kucing Kecil # (13) Kuda (4) Kue (6) Kue cucur (1) Kue leker (1) Kue Leker di Depan GKI Kwitang # (5) Kuis (1) Kuis kepribadian (1) Kuli (1) Kuliah (1) Kuliner (7) Kulit (1) Kunang-kunang (1) Kunyit (1) Kupu-kupu (1) Kura-kura (14) Kursi (3) Kurus (2) Kutu (2) Kwitang (1) Labi-labi (1) Ladang (1) Lagu (3) Lagu anak (1) Lalat (2) Lalu lintas (1) Laluhan (1) Lampion (1) Lampu (6) Lampu lalu lintas (2) Lampu teplok (1) Landak (1) Landas pacu (1) Langit (3) Lansia (1) Lapangan (1) Lapis legit (1) Lapo (2) Laporan (1) Laptop (1) Laut (1) Lavender (1) Layang-layang (1) Layar (1) Lebaran (6) Lebaran Betawi 2014 # (23) Lee Kwan Yew (3) Lego (3) Lego City # (3) Lektor (1) Lelucon (1) Lemang (1) Lemari (1) Lemari jati (1) lemari jati berukir (1) Lemon (1) Lempar kaleng (1) Lemper (1) Lensa (1) Libur (12) Libur panjang (3) Lift (2) Liger (1) Lili hujan (1) Lilin (1) Lion Air (1) Lirik lagu (1) Listrik (7) Lobster (1) Loker (1) Lomba (3) Lomba menyusui (1) Long john (1) Lontong (1) Lori (1) Lotek (1) LPG (1) Lubang gigi (1) Ludo (1) Lukisan (5) Lumpur (2) Maaf (1) Mabuk (1) Mac Taylor (1) Macet (5) Madu (1) Mahar (1) Mahkota (1) Mainan (5) Majalah (2) Makam (2) Makan kerupuk (1) Makanan (3) Makanan ikan (1) makanan jalanan (2) Makanan ringan (1) Malaikat (1) Malala (1) Malam (1) Maling (2) Mall (3) Mandala Suci Wenara Wana (1) Mandi bola (1) Manetek pantan (2) Mangga (3) Manggis (2) Mangkok (4) Mangut (1) Mangut lele (1) Mantan (1) Manusia (2) Marah (1) Maritim (1) Masa kecil (1) Masak (1) Masak habang (1) Masalah (2) Masker (2) Mata (1) Matahari (3) Matraman (2) Mawar (2) Mayday (2) Mazmur (1) MDGs (1) MEA (1) Medan (4) Media cetak (1) Media massa (2) Media sosial (3) Medical check up (1) Meditasi (1) Medsos (1) Megaria (1) Meja (1) Melayang (1) Membaca (11) Mencuci (1) Mengecilkan Perut (1) Mengetik (6) Mengurus SIM (2) Menlu (1) Menteng (1) Menteri (2) Mentjos (1) Menulis (7) Menyelam (1) Menyusui (1) Merah (1) Merah putih (1) Merak (2) Merangkai manik-manik (4) Merauke (1) Merdeka (1) Merpati (1) Merry Riana (1) Mesisin (1) Metro mini (1) Metromini (1) Mewarnai (1) Mi instan (1) Migren (1) Mikrolet (1) Mina (1) Minggu (1) Miniatur (1) Minuman (1) Minyak (1) Miss Universe (1) Mobil (16) Mobil putih (3) Mobil-mobilan (1) Mobil-mobilan # (30) Mocil Kencana Wangi (18) Model (2) Monas (32) Monitor (1) Monyet (5) Morse (1) Motivator (1) Motor-motoran # (6) Mouse (1) MPR (1) MPV (1) Muara (1) Muara sungai (1) Muatan lokal (1) Mudik (1) Mudik Akhir Tahun 2014 (32) Mudik Natalan (30) Mudik Paskah 2016 (5) Mural (3) Murtaza Ahmadi (1) Museum Gajah # (82) Museum Karo Lingga # (20) Museum Prangko # (24) Museum Serangga # (26) Museum Transportasi # (53) Museum Ullen Sentalu (1) Musim dingin (1) Naga (2) Nama (5) Nangis (2) Nangka (2) Napi (1) Narkoba (3) Narsis (1) Nasi (6) Nasi kucing (1) Nasi kuning (1) Nasi uduk (1) Nasionalis (1) Natal (5) Natal 2011 (8) Natal 2012 (12) Natal 2013 (3) Natal 2014 (1) Natal 2015 (5) Nawacita (1) Nebeng (1) Nekat (1) Nelayan (2) Nelson Mandela (1) Neon (1) Network marketing (1) Ngantuk (1) Ngopi (3) Ngorok (1) Nitiprayan (1) Nobar (1) Nobel (2) Nomor Cantik (1) Nonton (2) November (1) Nutrisi (1) Nyamuk (2) Nyanyian (3) Nyekar (1) Obat (8) Obat batuk (1) Obesitas (1) Odong-odong (3) Ojek (7) Oksigen (2) Olahraga (5) Oleh-oleh (2) Olympus (1) om telolet om (1) Omahkebon (1) Ondel-ondel (3) One Day with Dayak 2011 (6) Ongkos (1) Online (3) Opang (1) Optik (1) Oralit (1) Orang terkenal (1) Orang utan (2) Orang-orangan (1) Oranye (1) Otomotif (1) Paduan suara (2) Pahlawan (6) Pajak (1) Pajangan (1) Pakaian (5) Pakis (1) Paku (2) Paku-pakuan (1) Palangkaraya (67) Palem (1) Palu (1) Pameran (1) Panarung (1) Panci (1) Pangdam (1) Pangeran Diponegoro (1) Panggung (1) Pangkalpinang (3) Pangsit (1) Panik (1) Panjat pinang (1) Panji Amabar Pasir # (15) Panta Losari (1) Pantai (6) Pantai Anugerah (1) Pantai Indrayanti # (10) Pantan (1) Panti asuhan (2) Papah (2) Papan (1) Papan lagu (1) Papeda (1) Papilak (1) Papua (2) Pare ular (1) Paris (1) Pariwisata (5) Parkir (8) Parpol (2) Pasar (6) Pasar Baru (1) Pasar Beringharjo (2) Pasar malam (2) Pasar Rumput (1) Pasar Senen (1) Pasar Seni Ancol # (15) Paseban (1) Pasien (1) Pasir (4) Paskah 2012 (2) Paskah 2014 (1) Paskah 2015 (5) Paskhas (2) Pasukan Oranye (2) Pasung (1) Patin (1) Patung (3) Patung pahlawan (1) Pawai Budaya Kreatif 2014 # (315) Payung (8) Pdt. Lindawati Niman (1) Pecel (2) Pedas (2) Pedialyte (1) Pejabat (2) Pejuang (1) Pekan Budaya Dayak 2013 (13) Pekan Rakyat Jakarta (3) Pekerjaan sambilan. Majalah (1) Peladang (1) Pelaju (1) Pelangi (2) Pelangkah (1) Pelantikan Presiden 2014 (13) Pelatihan (1) Pelawak (1) Pelayanan publik (1) Pelecehan seksual (1) Pemadam kebakaran (3) Pemakaman (2) Pemanas air (1) Pembalut wanita (2) Pembantu (1) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (1) Pemda (1) Pemilu (12) Pemilu 2014 (23) Pemimpin (1) Pemotong rumput (1) Pempek (1) Pemulung (1) Penari balet (1) Penatua (2) Pencipta lagu (1) Pencok (1) Penculikan (1) Pendeta (2) Pendidikan (7) Pendidikan dasar (2) Penerbangan (4) Pengalaman (1) Pengamen (1) Pengampunan (1) Pengantin (1) Pengemis (1) Penginapan (1) Pengungsi (4) Penipuan (1) Penitipan barang (1) Penjajah (3) Penjara (2) Penjepit ponsel (1) Penjual koran (2) Penjual majalah (1) Pensil (2) Pentakosta (1) Penunjuk arah angin (1) Penyu # (8) Pepaya (1) Perancis (2) Perang (1) Perbatasan (1) Perempuan (2) Perguruan tinggi (1) Perjalanan (1) Perkalian (1) Permainan (3) Permen (1) Permen batu (1) Perosotan (1) Perpustakaan (10) Perpustakaan Nasional RI (1) Perpustakan tertinggi (1) Persembahan (1) Persidangan (1) Perteguhan (1) Perut (1) Pesawat (21) Pesawat amfibi (1) Pesawat-pesawatan # (1) Pestisida (1) Peta (1) Petani (1) Pete (1) Peternakan (1) Peti (1) Petisi (2) Petugas kebersihan (3) Petunjuk (1) Petunjuk jalan (1) Pewarna (1) Peyek (1) Piala (1) Piano (1) Pigura (1) Pijat (6) Pijat refleksi (1) Pilar (1) Pilgub Jakarta (1) Pilkada (3) Pilkada DKI Jakarta (1) Pinang (1) Pinggang (1) Pink (2) Pintu (1) Pintu toilet (1) Pion (1) Pipis (1) Pisang (3) Pisau (1) Planetarium (1) Plastik (5) PNS (1) Pohon (1) Pohon cabe (1) Pohon natal (8) Pohon natal boneka (1) Pohon rambutan (1) Pohon salak (1) Polantas (1) Polisi (3) Politik (1) Polos (1) Polusi (3) Polusi suara (3) Pompa tangan (1) Pondok Gede (3) Ponsel (1) Portal (2) Pos satpam (1) Pot (1) Pou (1) Prambanan # (78) Pramugari (1) Pramuka (1) Presiden (4) PRJ (2) PRJ di Monas 2014 # (78) Profesor (1) Proklamator (1) Puasa (2) Pucuk merah (2) Pujian (1) Pukung (1) Pulau (2) Pulau buatan (1) Pulau Seribu (1) Pulomas (1) Pulsa (1) Pulut (1) Pundang (1) Pungli (4) Pura (1) Puro Pakualaman (2) Pusat perbelanjaan (2) Puskesmas (1) Putu bambu (2) Radio (4) Ragunan (1) Raja (1) Raja Arab Saudi (1) Raja Salman (1) Raja Thailand (1) Rajungan (1) RAk buku (1) Ramadhan (2) Rambut (6) Rambutan (5) Ratu (2) Ratu Victoria (1) Rawamangun (1) Rawon (1) Refleksi (1) Rekaman (1) Reklamasi (1) Rel (1) Religius (1) Remah-remah (1) Remaja (3) Reptil (2) Restoran (5) Retail (1) Reuni (1) Rimbang (2) Rio Haryanto (1) Riset (1) Risma (1) Robot (1) Rohingya (1) Rok (4) Rokok (3) Rotan (3) Roti (2) Roti buaya (1) RPTRA (1) RTR (3) Ruang tunggu (2) Rujak (1) Rujak cingur (1) Ruko (2) Rumah (19) Rumah adat (2) Rumah hantu (1) Rumah impian (1) Rumah kos (1) Rumah leluhur (1) Rumah makan (13) Rumah sakit (9) Rumah singgah (2) Rumah susun (1) Rumah Tjilik Riwut (1) Rumput (6) Rumput laut (2) Rupiah (1) Rusa (2) Rute belanja (1) RUU (1) Sabtu Sunyi (1) Sadiq Khan (1) Sahabat (1) Saham (1) Sajen (1) SAL PHB (1) Salad (1) Salah asuhan (1) Salak (3) Salak hutan (1) Salam (1) Salemba (1) Salib (1) Salju (2) Sambel (1) Sampah (5) Sampit (1) Sandal (1) Sandung (3) Sanggul (1) Sangkirai (1) Sanksi (1) Santan (1) Saos (1) Sapi (7) Sapi # (17) Sapi perah (6) Sapo (1) Sapundu (1) Sarang (1) Sarang semut (1) Sarapan (3) Sarinah (1) Sarjana (1) Sasando (1) Sashimi (1) Sate (7) Sate klatak (1) Sawah (4) Sawah # (10) Sayap ayam (1) Sayur (4) SD (2) SD Card (1) Sebentar (1) Secret Millionaire (1) Sedih (1) Sedotan (2) Sejuta dollar (1) Sekolah (4) Selendang (1) Selfie (1) Semarang (3) Sembako (1) Seminar (1) Semut (3) Semut jepang (1) Sendal (1) Sendal bolong (1) Senen (1) Seni (19) Senirupa (2) Senjata (2) Sensus (1) Sensus ekonomi (1) Sensus Ekonomi 2016 (1) Senter (1) Senyum (1) Sepak bola (3) Sepatu (4) Sepatu nyitnyet (1) Sepeda motor (1) Serangga (4) Serangga di Pohon Tisik Manjuhan # (42) Serbet (1) Setrika (1) Setrika arang (1) Shampoo (2) Sherlock Holmes (1) Shisha (1) Siaga (1) Siaga bencana (1) Siaran (1) Siaran radio (1) Sifat (1) Sifat orang (1) Sihir (1) Sikap hidup (1) Sikutan (1) SIM (2) Sinar matahari (2) Singa (1) Singgasana (1) Singkah potok (1) Singkatan (1) Sirih (1) Sirih pinang (1) Sirkus (1) Sirup (1) Skateboard (1) SLB Surya Wiyata (2) Smartphone (1) SMS (1) Snape (1) Sombong (1) Sopan (1) Soto (7) Soto banjar (2) Soto ceker (1) Soto gebrak (1) SPBU (1) Spiderman (1) Spiritual (1) Sreet food (1) Star Wars (4) Starparty (1) Stasiun (1) Status (1) Steller (1) Stiker (1) Suara (3) Submarine (1) Subsidi (1) Sukamara (3) Sumatra Utara (29) Sumur (1) Sungai (8) Sungai Jelai (1) Sungai Kahayan (5) Sungai Tabuk (1) Sungai teh (1) Superman (1) Supermoon (1) Supir (2) Supir taksi (1) Suriah (1) Survei (1) Sushi (2) Susu (4) Susu cokelat (2) Susur Sungai Kahayan # (18) Suvenir (3) Swafoto (1) Syukur (1) Syukuran (1) Syukuran Rakyat 2014 # (48) Tabrakan (2) Tabung Gas (1) Tabungan (1) Tahu (2) Tahun baru (8) Tajau (1) Taksi (11) Talang (1) Talasemia (1) Taman (2) Taman bermain (1) Taman Burung di TMII # (158) Taman Lawang (1) Taman nasional (2) Tambang (1) Tampah (1) Tamu (1) Tana Toraja (6) Tanah Abang (2) Tanah Karo (5) Tanah kosong (1) Tanah liat (1) Tanah Tinggi (1) Tanaman (3) Tanda identitas (1) Tanda terima (1) Tang (1) Tangan (1) Tangerang (1) Tangga (1) Tangkiling (3) Tanjung Pandan (1) Tante (1) Target (1) Tarian (1) Tarif angkot (1) Tarik tambang (1) Tas (5) Tasak telu (1) Tatakan (1) Teater (1) Teater Koma: Demonstran # (14) Tebet (4) Tedong (2) Teh (2) Teh poci (1) Tekanan darah (1) Teknologi (2) Tekukur (3) Tekukur # (12) Telaga (1) Telepon (1) Telepon umum (2) Teleskop (1) telolet (1) Telor (2) Telur asin (2) Tempat tidur (3) Tempat tinggal (1) Tempe (4) Tenaga kerja (1) Tenda (2) Tentara (2) Teratai (1) Terbang (2) Teri (1) Terjun payung (1) Terminal (2) Terminal Rawamangun (1) Ternak (1) Terong (1) tes kesehatan (1) Tetangga (3) Tewang Pajangan (3) Thailand (1) The (1) THR (1) Tiang (2) Tidur (2) Tigon (1) Tiket (5) Tikus (3) Timbangan (1) Timbangan pasar (1) Timnas U-19 (1) Tingang (1) Tionghoa (1) Tiongkok (2) Tips (1) Tirai (1) Tisu (2) Tiwah (51) Tiwah di Tumbang Liting # (49) TK (2) TMII (18) TNI AU (3) Toilet (9) Toko (1) Toleransi (1) Tomat (3) Tongkat (1) Tongkonan (1) Tongkrongan (1) Tongsis (2) Topeng (2) Topi (3) Topi merah (1) Topi santa (1) Toraja (1) Totok wajah (1) TPS (2) Tradisi (1) Tragedi (1) Transjakarta (49) Transportasi (40) Transportasi online (2) Trending topic (3) Troli (2) Trotoar (3) Trowulan (1) Tugu (2) Tugu Reformasi (1) Tukang sayur (3) Tulalit (1) Tulang (1) Tuli (1) Tulisan (15) Tulisan dinding (1) Tumbang Liting (4) Tumbuhan (4) Tumpeng (1) Tunanetra (1) Tungku (1) Turki (1) Tutut (1) TV (8) Twitter (2) Uang (3) Uang baru (1) Uang kertas (2) Uang rupiah (1) Uban (2) Ubud (7) Udang (1) Ujian SIM (1) ukiran (1) Ulang tahun (2) Ular (3) Ular kobra (1) Ulat (1) Ulat bulu (1) Ulekan (1) Ulos (2) Umbul-umbul (1) Unduh-unduh (1) Ungu (2) Universitas (1) Upacara (2) Upacara bendera (1) Upacara bendra (1) Usia indah (1) Ustad (1) UWRF (1) Vaksin (2) Valentine (1) VCD (1) Veteran (1) Video (1) Virtual office (1) Virus (1) Wafer (1) Waktu (1) Walet (1) Wali kota (1) Warga negara (1) Warisan (1) Warkop (1) Warna (3) Warna-warni (2) Wartawan (1) Wartel (1) Warung (5) Wastafel (1) Wayang (1) Website (1) Wesel (1) Whatsapp (1) Wi Fi (1) Wika (1) Wisata (3) WNI (1) Wortel (1) YKAKI (2) Yunani (1) Zaitun (1) Ziarah (2) Zodiak (1) Zumba (1)