Ana

Senin, 22 Agustus 2016

Udang Sungai Kahayan




            Udang yang berasal dari Sungai Kahayan adalah salah satu makanan kesukaan saya. Saya hampir selalu memburunya ketika sedang berada di Palangkaraya. Udang ini juga sering menjadi oleh-oleh yang dibawa oleh keluarga yang datang dari Palangkaraya.
            Udang ini termasuk udang galah yang hidup di air tawar. Ukurannya lebih besar dibandingkan dengan kebanyakan udang. Dagingnya kenyal dan kepalanya cukup berisi dibandingkan dengan kebanyakan udang. Daging manis, cukup enak dimakan walaupun dimasak tanpa bumbu.
            Salah satu kelebihan udang ini adalah tidak menyebabkan alergi. Seorang adik saya mengalami alergi udang selama bertahun-tahun. Selama bertahun-tahun pula dia tidak kapok makan udang walaupun setelah itu di tubuhnya akan muncul bentol-bentol. Alergi itu tidak terjadi saat dia memakan udang ari tawar dari Sungai Kahayan itu. Itu membuat udang ini makin ketrimo di rumah kami.
            Udang ini berwarna abu-abu agak biru saat belum dimasak. Warnanya berubah menjadi merah jingga saat telah matang. Di rumah kami, udang ini biasanya dimasak dengan digoreng atau direbus saja. Kadang-kadang ada sambal terasi yang menemani menu istimewa ini. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini