Ana

Selasa, 23 Agustus 2016

Buntil di Pasar





            Buntil adalah salah satu makanan khas Jawa kesukaan saya. Makanan ini terbuat dari daun yang di dalamnya ada parutan kelapa dan ikan terinya. Daun yang digunakan bisa daun pepaya atau juga daun keladi. Saya paling suka yang terbuat dari daun keladi.
            Buntil rasanya gurih karena dimasak menggunakan santan. Makanan ini biasanya dibentuk bulat, lebih kecil dari kepalan tangan. Buntil dimakan sebagai lauk. Biasanya ada cabe bulat yang menjadi teman untuk makan buntil ini. Kalau ingin makan pedas, silakan dimakan. Bagi yang tidak mau, ya tidak usah dimakan.

            Buntil agak mirip dengan botok, terutama isinya. Bedanya daun pembungkus buntil dapat dimakan, sedangkan pembungkus botok hanya digunakan sebagai bungkus. Isinya hampir mirip. Bahan utamanya adalah parutan kelapa yang dikombinasi dengan bahan lain seperti teri, lamtoro, pete, labu siam, dll.
            Buntil banyak ditemukan di pasar-pasar yang ada di Jogja. Makanan ini dijual dengan makanan lainnya. Biasanya dijual per buah, bukan per porsi. Harganya cukup murah, hanya Rp 2000 per buah. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini