Ana

Jumat, 01 Juli 2016

Mudik Naik Sepeda Motor




            Beberapa tahun ini makin banyak orang yang mudik naik sepeda motor. Jutaan sepeda motor menempuh perjalanan jauh dari kota-kota besar menuju ke kampung halaman. Kendaraan beroda 2 ini sebenarnya hanya untuk 2 penumpang dewasa. Namun banyak juga orang yang membawa serta anaknya menggunakan sepeda motor. Kadang-kadang ada yang memodifikasi kendaraannya dengan menambahkan papan di bagian belakang untuk tempat barang.
            Para penumpang kendaraan tanpa atap ini akan kepanasan dan juga kehujanan sepanjang perjalanannya. Dari tahun ke tahun, jumlah kecelakaan sepeda motor di jalur mudik bertambah banyak. Risiko kecelakaan makin tinggi karena jalan makin padat oleh para pemudik sepeda motor.
Walaupun berisiko tinggi, tetap saja masih banyak orang yang memilih untuk mudik menggunakan sepeda motor. Tentunya mereka memiliki pertimbangan sendiri. Entah karena tidak ada pilihan atau juga karena memang ingin membawa kendaraan. Kendaraan yang dibawa tersebut dapat digunakan di kampung halaman.
Pemerintah RI dari tahun ke tahun makin sadar akan tingginya risiko kecelakaan apabila nekat mudik menggunakan sepeda motor. Sudah beberapa kali imbauan keluar dari beberapa instansi untuk tidak melakukan perjalanan jauh menggunakan sepeda motor. Namun tetap saja ada jutaan orang yang melakukannya. Jumlahnya bahkan terus bertambah setiap tahunnya.
Sesuatu yang layak disyukuri kalau akhirnya pemerintah mengadakan mudik gratis untuk para pemudik sepeda motor. Caranya dengan mengirimkan orang dan sepeda motornya dengan menggunakan kendaraan lain. Salah satu yang menjadi berita adalah pengiriman kendaraan bermotor dengan menggunakan kereta api. Dengan cara ini, orang bisa mudik dengan aman dan kendaraannya pun bisa tiba di kampung halaman.
Memang tidak semua pemudik motor dapat menggunakan fasilitas gratis ini. Ada kuota untuk yang boleh mengikutinya. Konon kabarnya, cukup banyak orang yang ingin mengikuti mudik gratis kendaraan bermotor. Ongkos angkut barang, terutama kendaraan bermotor tidak murah. Kadang-kadang lebih mahal dari ongkos angkut orang. Subsidi ataupun pembebasan biaya angkut tentunya sangat membantu untuk mengurangi penegluaran.
Saya bukanlah orang yang rutin mudik setiap hari raya. Walaupun mudik, saya tidak membawa serta kendaraan saya. Saya akan menggunakan kendaraan yang ada di kampung halaman saya. Namun kalau harus membawa kendaraan, tentunya saya juga akan menggunakan jasa pengiriman, bukan membawanya sendiri. Cara ini lebih aman dan cukup praktis. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini