Ana

Kamis, 12 Mei 2016

Buntut Peristiwa Yuyun




            Wafatnya Yuyun membuat banyak orang bereaksi. Reaksi yang diungkapkan di media maya itu dengan segera menjadi trending topic. Seperti juga trending topic lainnya, banyak orang yang ikut-ikutan menumpang pemberitaan ini. Riding the wave.
            Sebenarnya, itu hal yang wajar saja dilakukan bagi pihak-pihak yang berkepentingan pada publikasi. Saya juga kadang-kadang ikut menulis tentang trending topic. Ada yang saya tulis di media anak tempat saya numpang berkarya, ada juga yang saya tulis di blog ini.
            Setelah peristiwa Yuyun, media ramai memberitakan tentang perisitwa dengan modus yang mirip di daerah lain. Pemberitaan baik di media lektronik maupun media cetak selalu ada berita ini. Peristiwa-peristiwa yang sebelumnya tidak ketahuan, mendadak tenar. Saya sampai muak rasanya ketika ada orang dewasa yang tega memerkosa anak kecil berusia 2 tahun sampai meninggal.
            Ada 1 hal lagi yang saya tebak pasti akan menunggangi isu ini. Isu ini pasti akan menjadi isu politik yang digunakan untuk kampanye. Ternyata benar saja. Peristiwa ini dihubung-hubungkan dengan pemilihan calon gubernur di DKI Jakarta. Para kriminal yang mabuk miras dihubungkan dengan seorang bakal calon gubernur yang tertangkap kamera memegang miras.
            Peristiwa ini juga turut meramaikan media sosial dengan kutukan. Umumnya orang menyebarkan tautan berita yang disertai dengan kutukan kepada para pelaku. Untuk yang seperti ini, biasanya tidak saya lihat lagi. Kadang-kadang saya menggunakan fungsi hide atau mute supaya saya tidak melihatnya lagi. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini