Ana

Kamis, 28 April 2016

Angkot Pak Sutrisno di Palangkaraya




            Salah satu angkutan umum di Palangkaraya adalah mobil angkot. Mobil ini bentuknya sama seperti angkot yang ada di Jakarta. Di kabin bagian belakang, penumpangnya dapat duduk dengan komposisi 4 – 6. Tempat duduk di samping supir juga boleh diduduki penumpang.
            Beberapa tahun yang lalu, angkot di Palangkaraya memiliki jalur yang dilambangkan dengan huruf A sampai E. Huruf-huruf itu menunjukkan trayek yang harus mereka lalui. Saya mengetahui hal ini karena saat itu saya adalah penduduk kota Palangkaraya.
            Setelah bertahun-tahun, saya hampir tidak pernah menggunakan angkot lagi di Palangkaraya. Saya tidak tahu lagi perkembangannya. Baru pada saat kepulangan saya yang terakhir saya mendapatkan berita tentang angkot. Ternyata angkot di Palangkaraya sekarang ini masih diatur menurut jurusannya. Namun, jurusan itu dapat dikatakan sebagai formalitas saja. Di badan angkot tidak ada penanda permanen untuk trayek yang dilaluinya. Jurusan angkot baru bisa diketahui kalau penumpangnya bertanya.
            Pak Sutrisno adalah seorang supir angkot di Palangkaraya. Saya mengenalnya perantau asal Jawa Timur ini dari Papah. Dia sudah bertahun-tahun mencari nafkah sebagai supir angkot di ibu kota Kalimantan Tengah itu. Selain melayani trayek resmi yang kadang-kadang sepi, Pak Sutrisno juga melayani carteran. Silakan hubungi langsung Pak Sutrisno di nomor 081352903693. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini