Ana

Sabtu, 26 Maret 2016

Maskapai yang Sering Terlambat




            Hari Kamis 24 Maret 2016 itu saya sudah pasrah bila harus ketinggalan pesawat. Saya tiba di bandara 10 menit setelah jam keberangkatan yang tertera di tiket. Walaupun demikian, saya tetap masuk ke dalam terminal dan melaporkan diri di konter check in.

            Seperti yang sudah saya duga, saya ditolak oleh petugas loket. Katanya ini sudah final, tidak bisa diganggu gugat lagi. Saya diarahkan untuk melaporkan diri ke loket lain untuk meminta penjadwalan ulang penerbangan.

            Saat itu, ada seorang kenalan yang juga akan berangkat dengan jadwal yang sama. Dari dia saya mendapatkan info kalau pesawat yang akan kami naiki terlambat dari jadwal. Bahkan kabarnya pesawat itu belum datang dari penerbangan sebelumnya. Maskapai ini memang terkenal sering terlambat dari jadwal.

            Di loket penjadwalan ulang, saya sampaikan informasi itu. Mbak penjaga loket langsung dengan sigap meminta KTP saya untuk diusahakan dapat terbang saat itu. Saya cukup deg-degan menantinya. Sebelumnya saya sudah diberi tahu oleh mbak di loket itu kalau saya akan dijadwal ulang untuk terbang besok siang.

            “Bisa!” kata mbak penjaga loket sambil membawa beberapa lembar boarding pass.

            Ternyata ada beberapa orang lain yang bernasib seperti saya. Orang-orang yang terlambat tiba di bandara karena kemacaetan yang luar biasa. Saya bersyukur sekali waktu itu. Kali ini saya dan beberapa orang itu harus bersyukur karena maskapai ini terlambat terbang. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini