Ana

Kamis, 11 Februari 2016

Tabung Gas Pink



Tabung gas pink. Sumber foto: Pertamina


            Melihat warnanya yang pink alias merah muda, kita sudah bisa menebak siapa sebenarnya yang menjadi target konsumen produk ini. Produk ini adalah tabung gas elpiji 5,5 kg warna pink. Gas elpiji adalah bahan bakar yang sering digunakan untuk memasak.

            Kegiatan memasak selalu terkait dengan perempuan, khususnya ibu-ibu. Di kebanyakan budaya dunia, para perempuanlah yang bertanggung jawab untuk menyiapkan makanan bagi keluarganya. Gas elpiji termasuk dalam tanggung jawab ini.

            Sebelum ada gas elpiji 5,5 kg, sudah ada gas elpiji 12 kg dengan tabung warna biru dan gas elpiji 3 kg dengan tabung gas berwarna hijau. Gas 3 kg mendapatkan lebih banyak subsidi sehingga harganya lebih murah. Subsidi itu terjadi pada saat konversi bahan bakar dari minyak tanah ke gas. 

            Keluarga kami menggunakan gas 12 kg yang tabungnya berwarna biru. Tabung ini berat sekali. Saya tidak sanggup untuk mengangkatnya. Untuk memindahkannya, saya hanya bisa menggesernya. Beralih ke tabung kecil 3 kg bukanlah pilihan yang bisa kami ambil. Selain karena tidak berhak menikmati subsidi, gas 3 kg tidak cukup untuk keperluan keluarga kami yang memasak setiap hari.

            Saya mengetahui adanya tabung gas pink ini dari adik saya, seorang penggemar warna pink. Saat itu, saya pikir dia hanya bercanda. Saya langsung melihat buktinya di pom bensin dekat rumah. Tabung gas pink ini disusun bersama dengan tabung gas biru dan hijau.

            Dari ukurannya, tentunya tabung gas pink ini tidak seberat tabung biru. Isinya ada di antara tabung gas melon hijau dan biru, demikian juga harganya. Harganya Rp 62.000 – Rp 70.000. Tabung pink ini bisa didapatkan di distributor resmi Pertamina. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini