Ana

Sabtu, 12 Desember 2015

Petisi Penyiksaan Babi




            Saya telah beberapa kali menandatangani petisi online. Petisi ini adalah tanda kepedulian saya dan dukungan saya untuk perubahan menjadi lebih baik. Ada beberapa hal yang memang menjadi perhatian saya, antara lain soal lingkungan, konservasi, dan juga perlindungan satwa.
            Alamat email saya terdaftar pada lembaga atau organisasi yang sering membuat petisi. Karena itu, saya sering menerima ajakan menandatangani petisi baru yang dikirimkan ke email saya. Ada beberapa yang kemudian saya tandatangani. Ada yang saya abaikan. Ada juga yang saya komentari. Salah satu petisi yang saya komentari adalah petisi penyiksaan babi.
            Petisi itu meminta sebuah perusahaan penjagalan babi mengubah cara menjagalnya yang dinilai kejam. Saya meneruskan membacanya karena tertarik, apa sebenarnya yang dianggap kejam itu. Penjagalan, pada 1 sisi, memang selalu kejam. Itu artinya menghilangkan nyawa makhluk hidup lain, walaupun gunanya untuk dimakan.
            Setelah saya baca, cara penjagalan itu memang kejam, apalagi kalau dilihat dari sudut pandang babinya. Penjagalan itu juga kejam bila dilihat dari sudut pandang orang-orang yang menghargai nyawa binatang. Bagaimana cara menjagalnya? Wah, saya enggak akan menuliskannya di sini. Yang jelas babi-babi itu masih bernyawa ketika digantung terbalik menuju tempat penyembelihan.
            Saya tidak mau menandatangani petisi ini. Kalau memang tidak setuju dengan caranya, tidak perlu membeli produknya. Bagaimanapun cara penyembelihannya, binatang itu tetap akan kehilangan nyawanya dan menjadi bahan makanan. Ngapain juga memperlakukan dengan lembut kemudian membunuh dan memakannya juga? Kalau mau mengubah keadaan, sekalian saja jangan pernah makan makanan yang berasal dari hewan. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini