Ana

Senin, 28 Desember 2015

Lilin Kecil di Malam Natal




            Lilin hampir selalu ada di perayaan Natal, demikian juga pada saat malam Natal. Tahun ini pun lilin ada di ibadah malam Natal di GKI Kwitang. Lilin-lilin kecil dibagikan kepada jemaat yang akan mengikuti ibadah. Lilin-lilin ini deberikan pada saat jemaat datang.
            Saya ikut bertugas membagikan lilin-lilin kecil itu. Kebanyakan orang menerima saja lilin yang diberikan. Beberapa orang memilih warna lilin yang disukainya. Lilin yang paling banyak dipilih adalah yang berwarna putih. 

Setelah membagikan beberapa ratus kali, tangan rasanya menjadi agak sedikit tebal berlapis lilin. Lapisan lilin ini masih belum bisa hilang walaupun dicuci dengan sabun. Perlu digosok agak keras suapay mengelupas dari jari.
Lilin-lilin akan dinyalakan sambil menyanyikan lagu Malam Kudus. Lagu ini biasanya dinyanyikan beberapa bait. Kadang-kadang diselingi juga dengan lagu berbahasa daerah. Lilin adalah lambang terang. Untuk menjadi terang, lilin harus terbakar dan mengorbankan dirinya. Ini adalah simbol bagi kelahiran Sang Terang. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini