Ana

Jumat, 20 November 2015

Angkot Bogor




            Bogor terkenal akan angkotnya yang super banyak. Menurut penglihatan mata saya, jumlah angkot di kota ini lebih banyak dibandingkan dengan kendaraan pribadi. Pengamatan itu sudah saya lakukan setiap kali berkunjung ke kota ini dalam beberapa tahun ini.
            Dalam beberapa kunjungan itu, saya hampir tidak pernah menggunakan angkot. Saya menggunakan kendaraan pribadi atau nebeng. Dengan demikian, banyaknya angkot yang berkeliaran di kota ini dapat dikatakan sebagai “musuh”. Kendaraan yang suka ngetem mengambil penumpang ini membuat jalanan makin padat dan macet.
            Pada awal bulan November 2015 ini, saya ke Bogor menggunakan KRL. Setelah itu saya menyambung perjalanan saya dengan menggunakan angkot. Dari informasi yang saya dapat, ada 2 jurusan angkot yang bisa mengantarkan saya ke tempat yang ingin saya tuju. Saya cukup bersyukur dengan adanya alternatif itu. Artinya, kalau yang 1 enggak bisa, masih ada yang lainnya.
            Setiba di luar stasiun, saya tidak perlu waktu lama untuk mendapatkan angkot. Ada banyak angkot dengan nomor jurusan yang mau saya naiki. Banyak banget malah. Saya sampai harus berjalan bermeter-meter ke depan untuk menemukan angkot paling depan yang saya duga kuat akan berangkat duluan. Ternyata dugaan saya benar, angkot yang paling depan adalah angkot yang lebih dulu jalan.
Selain saya, ada 2 penumpang lain di dalam angkot. Sepertinya mereka adalah penduduk kota Bogor. Setelah itu, ada beberapa anak sekolah yang naik. Saya adalah penumpang terakhir yang turun. Itu pun setelah menyebutkan tujuan saya. Awalnya saya tidak tahu harus turun di mana.
Pengalaman naik angkot dengan mudah itu agak mengubah persepsi saya tentang angkot. Selama ini saya hanya melihatnya dari sisi pengendara mobil atau nebenger. Dari sisi mobil pribadi, angkot yang super banyak dan bergerak sangat pelan itu adalah gangguan yang menyebalkan. Beda halnya dari sisi penumpang angkot. Angkot super banyak yang langsung jalan tanpa menunggu penumpang penuh adalah berkat. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini