Ana

Selasa, 27 Oktober 2015

Makanan Jepang Murah di Aeon Mall




            Sudah lama saya ingin berkunjung ke Aeon Mall. Selain karena penasaran ingin mengunjungi tempat baru, saya juga mau bertemu dengan teman saya yang menjadi manajer di perusahaan retail yang berasal dari Jepang ini. Namun, kesempatan untuk ke sana belum kunjung tiba. Alasannya karena belum ada waktu yang pas dan lokasinya yang super jauh dari tempat saya berkegiatan biasanya.
            Kesempatan itu datang bersamaan dengan adanya acara Kidsfest 2015. Saya ke sana bersama temanteman kantor dengan menggunakan mobil kantor. Ternyata tempatnya jauuuh sekali. Lebih jauh dari yang saya bayangkan.
            Ketika tiba di sana, pusat perbelanjaan itu belum buka. Walaupun demikian, kami tetap bisa masuk melalui pintu khusus. Saya menggunakan waktu itu untuk mengamati keadaan sekitar. Saat itu saya baru tahu, Aeon itu ternyata department store yang menempati sebagian besar pusat perbelanjaan itu.
            Pada saat beberapa toko bersiap untuk membuka pintunya, kami menuju ke depan Aeon. Dari kabar yang kami dengar, di tempat ini ada banyak makanan Jepang. Saat itu, sebagian dari kami ingin makan sushi, makanan yang dirasa cocok untuk sarapan. Kami harus menunggu beberapa saat sebelum pintu gerbang dibuka.
            Ketika memasuki area toko, saya melihat toko itu sudah ramai pengunjung. Ternyata toko itu sudah beroperasi sejak pagi hari. Ada morning market. Tokonya riuh sekali. Akses ke dalam toko melewati pintu lain, yang berbatasan langsung dengan luar ruangan.
            Saya langsung saja ke tempat pajangan makanan Jepang. Di tempat ini terpajang dengaan rapi sushi dan sashimi. Ada yang satuan, ada juga yang dalam set. Setnya ada bermacammacam, dari yang isinya hanya untuk makan 1 orang, sampai untuk 4 sampai  orang. Saya membeli 1 set yang berbahan ikan salmon. Harganya cukup murah bila dibandingkan dengan yang dijual di restoran sushi.
            Selain membeli sushi dan sahimi, saya juga membeli tempura. Kalau yang ini, walaupun rasanya enak, saya cukup menyesal. Tempura yang dijual harganya bervariasi tergantung jenisnya. Saya mengambil beberapa dari gorengan itu. Rasanya enak. Namun apa yang saya ambil itu ternyata terlalu banyak untuk perut saya yang sudah terisi sushi dan sashimi. Jadinya saya tidak sanggup menghabiskannya. Inilah yang membuat saya menyesal, bukan yang lainnya. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini