Ana

Jumat, 08 Mei 2015

Pusat Perbelanjaan Mengubah Gaya Hidup




            Konon kabarnya, ada ratusan pusat perbelanjaan di Jabodetabek. Dalam sebuah artikel yang pernah saya baca entah di mana, ada 130 pusat perbelanjaan kelas menengah di Jakarta. Pusat perbelanjaan kelas menengah itu sering menggunakan nama mall, plaza, village, kota, city, dll.
            Pusat perbelanjaan ini menjadi tujuan banyak orang di waktu luang. Pusat perbelanjaan ini juga menjadi tempat bekerja bagi banyak orang. Pusat perbelanjaan menjadi pusat kegiatan. Secara perlahan, pusat perbelanjaan menjadi pusat kehidupan bagi bagi orang.
            Masing-masing pengelola pusat perbelanjaan berlomba-lomba membuat tempatnya menjadi one stop shopping. Hanya dengan berkunjung ke 1 tempat, orang sudah dapat melakukan banyak hal. Semakin lama seseorang tinggal di suatu tempat, makin besar peluang untuk menghabiskan waktu, energi dan uang di tempat itu. Para pengelola tentu saja mengincar uangnya.
            Tongkrongan menarik dan bergengsi bermunculan di pusat perbelanjaan. Selain tempatnya yang keren dan nyaman, nongkrong di tempat seperti ini diyakini dapat menaikkan gengsi. Tentunya ada juga yang memang memerlukan makanan dan tempatnya. Kalau bocah introvert macam saya ini, nongkrong di pusat perbelanjaan benar-benar karena perlu, bukan hanay gaya. Intinya, nongkrong di pusat perbelanjaan telah menjadi trend gaya hidup sekarang ini.
            Gaya hidup ini berbeda dengan gaya hidup ketika saya masih kecil dan bertumbuh dewasa. Ketika itu, pusat pertemuan adalah rumah atau sekolah. Untuk anak-anak yang gemar berolahraga, bertemu di tempat olahraga. Untuk anak-anak yang terpaksa les tambahan, tempat berkumpulnya ya di tempat les.
            Keluarga kami dulu sering memilih rekreasi ke tempat terbuka yang terhubung dengan alam. Kenangan inilah yang turut memberi pengaruh pada saya. Bagi saya, rekreasi adalah pergi ke tempat terbuka. Pergi ke mall itu bukan rekreasi.
            Ketika berbincang dengan beberapa teman yang sudah memiliki anak (atau anak-anak), pergi ke mall memang menjadi bagian gaya hidup mereka. Mall adalah tempat makan, berkumpul dengan keluarga, membeli aneka keperluan dan juga menjadi tempat transaksi bisnis. Pusat perbelanjaan ini pulalah yang menjadi tujuan liburan mereka di akhir minggu. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini