Ana

Rabu, 29 April 2015

Hukuman Mati yang Ditunda




            Dini hari tanggal 29 April 2015 adalah akhir kehidupan dari beberapa narapidana yang menghadapi hukuman mati. Namun beberapa saat sebelum mereka digiring untuk ditembak, ada 1 orang yang dilepaskan. Hukuman mati untuk Mary Jane Veloso ditunda.
            Keputusan penundaan itu kabarnya diambil oleh pimpinan tertinggi negeri ini, Presiden Joko Widodo. Dasarnya adalah permintaan resmi dari Filipina karena adanya pengakuan dari orang yang mempekerjakan Mary Jane untuk membawa narkotika ke Jogja. Kesaksian Mary Jane diperlukan untuk mengungkap kasus itu.
            Keputusan penundaan ini membuat nyawa Mary Jane terselamatkan untuk sementara. Berita itu membuat banyak orang gembira dan lega. Saya sendiri cukup lega. Saya berhaap semoga saja bukti baru ini bisa melepaskan Mary Jane dari hukuman mati yang dijatuhkan padanya.
            Kelegaan banyak pihak itu sepertinya hendak diredam pemerintah dengan pemberitaan resmi kalau hukuman mati itu tidak dibatalkan, hanya ditunda. Bila proses menjadi saksi telah berakhir, maka hukuman mati tetap akan dijalankan. Kali ini saya tidak terlalu banyak komentar lagi. Semua orang nantinya juga akan mati. Baik Mary Jane maupun para eksekutornya. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini