Ana

Sabtu, 07 Februari 2015

Panen Rambutan Bersama Keponakan




            Rambutan di depan rumah kami berbuah ketika kami pulang kampung di akhir tahun 2014 yang lalu. Pohon rambutan yang tidak terlalu tinggi itu terlihat menghasilkan buah yang banyak. Buah-buah itu berwarna merah cerah.

            Keponakan saya si Azarel baru kali itu melihat pohon rambutan yang sedang berbuah. Dia sangat senang waktu dibolehkan ikut memetik buahnya. Beberapa kali saya mengangkat tubuhnya supaya dia bisa mencapai buah-buah yang lebih tinggi. Dia sangat senang karena berhasil memetik banyak rambutan.

            Saya dan adik-adik juga merasa senang bisa panen rambutan bersama. Semut rangrang, penghuni pohon rambutan itu, tidak membuat kami takut. Sukacita mengalahkan ketakutan pada semut yang gigitannya menyengat itu. Panen rambutan bersama keponakan kali itu sangat berkesan bagi saya. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini