Ana

Minggu, 04 Januari 2015

Penerbangan GA 553 yang Gonjang-Ganjing




            Perjalanan mudik saya berakhir ketika peawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 553 yang saya tumpangi tiba di Jakarta. Penerbangan ini dijadwalkan berangkat pukul 17.10 WIB dari Palangkaraya dan tiba di Jakarta pukul 19.00 WIB.

            Dalam kenyataannya, penerbangan ini tertunda hampir 40 menit. Tidak ada alasan khusus yang diumumkan oleh pihak bandara ataupun maskapai penerbangan atas keterlambatan ini. Namun hampir semua penumpang, termasuk saya, dapat menduga kalau alasannya karena cuaca. Keadaan cuaca diberitakan terus menerus melalui breaking news di TV. Berita ini terkait dengan pencarian korban jatuhnya pesawat Air Asia QZ 8501.

            Kami tinggal landas dengan mulus. Palangkaraya saat itu mendung dan berawan cukup tebal. Penerbangan mulus itu mendadak terganggu ketika beberapa menit kemudian ada guncangan yang cukup keras. Lampu tanda kenakan sabuk pengaman menyala. Pengumuman dari awak pesawat mengingatkan penumpang untuk tetap duduk di tempat masing-masing dan tidak menggunakan kamar kecil.

            Guncangan itu terjadi berkali-kali selama penerbangan yang sebenarnya cukup singkat itu. Seruan kepanikan penumpang terdengar dari beberapa sudut. Ada yang takut pesawatnya akan jatuh. Ada yang menenangkan. Ada yang minta permen. Ada juga yang membaca majalah.

            Saya termasuk orang yang membaca majalah. Saya membaca halaman 152 yang berisi doa perjalanan dari berbagai agama. Saya membaca doa ini berulang-ulang. Beberapa orang sepertinya juga ada yang melakukan hal yang sama. Saya mendengar ada orang yang menyebut 152.

Walaupun bukan orang yang penakut, terus terang nyali ciut juga mendengar berita-berita tentang jatuhnya pesawat Air Asia QZ 8501. Pesawat yang saya tumpangi ini akan melintasi daerah di mana korban-korban pesawat ini ditemukan, Laut Jawa. Rasanya, baru pertama kali ini saya merasa agak takut ketika terbang. Nyali yang ciut itu bertambah ciut ketika di luar jendela tampak kilat bersusulan.

GA 553 akhirnya tiba dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Saat itu sudah menjelang pukul 8 malam. Lega sekali rasanya bisa menjejakkan kaki kembali di darat. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini