Ana

Kamis, 15 Januari 2015

Kenek Angkot




            Kenek sebagai pembantu supir sudah menjadi tradisi di kendaraan umum yang beredar di Jakarta. Kenek ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bus ukuran sedang dan besar. Kenek inilah yang menjadi kasir dan asisten supir untuk berhubungan dengan penumpang.
            Angkot, angkutan kota berukuran mobil penumpang, biasanya tidak memiliki kenek. Penumpang yang menumpang mobil ini dengan kesadaran sendiri memberikan uang kepada supir. Supirlah yang menjadi satu-satunya pekerja di mobil ini.
            Suatu kali, saya pernah melihat angkot yang ada keneknya. Kenek ini, seperti juga kenek lainnya, meneriakkan tujuan angkot itu. Kenek ini juga dengan giat meneriakkan “empat enam”, formasi andalan penumpang angkot.
            Entah berapa yang didapatkan dari penghasilan menjadi kenek angkot ini. Tampaknya tidak lebih besar dibandingkan dengan menjadi kenek kendaraan yang lebih besar. Atau, mungkin dia sebenarnya adalah supir cadanagn bagi angkot itu? {ST}

Popular Posts

Isi blog ini