Ana

Minggu, 04 Januari 2015

Bundaran Besar yang Penuh Asap




            Beberapa saat menjalang tengah malam di hari terakhir tahun 2014, saya dan adik saya berjalan-jalan ke bundaran besar Palangkaraya. Rumah kami letaknya memang tidak jauh dari bundaran terbesar di kota pasir ini.
            Bundaran besar dipenuhi oleh banyak sekali orang. Terus terang, saya belum pernah melihat orang sebanyak ini di Palangkaraya. Orang-orang itu kebanyakan datangbergerombol bersama keluarga atau teman-teman. Tidak ada acara khusus di bundaran ini. Tidak ada panitia yang menyiapkan acara.
            Kembang api yang ditembakkan ke angkasa kebanyakan dilakukan oleh para penjual kembang api yang memang menjamur di sepanjang jalan menuju bundaran besar. Orang-orang yang datang juga banyak yang menembakkan kembang apinya. Kembang api itu menimbulkan bunyi yang bersahut-sahutan dan juga asap yang tebal.
            Asap yang tebal dan banyaknya kerumunan orang membuat saya gak sesak nafas. Sekembalinya dari perjalanan mengelilingi bundaran besar malam itu, saya merasa sangat kelelahan. Rasanya aneh juga. Biasanya saya sanggup berjalan lebih jauh dari itu. Tapi, kok, keliling bundaran aja sudah ngos-ngosan? Mungkin karena kekurangan oksigen. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini