Ana

Kamis, 08 Januari 2015

Berburu Capung




            Memotret serangga adalah salah satu kegiatan saya selama liburan di akhir tahun 2014. Serangga yang menjadi “sasaran tembak” saya biasanya adalah pengunjung halaman rumah kami yang luas. Capung adalah salah satu serangga yang paling sering saya potret.
            Sebenarnya, saya sudah lama tertarik dengan hewan capung ini. Capung bisa bergerak sangat cepat. Kadang-kadang, capung terlihat seperti berhenti di udara. Padahal pada saat itu dia sedang menggerakkan sayapnya dengan sangat cepat. Waktu kecil, saya cukup sering membayangkan diri menjadi seekor capung. Tak heran kalau capung kemudian menjadi salah satu model favorit saya.
            Untuk memotret capung, saya harus sabar menunggunya hinggap. Saya, sang fotografer amatiran ini, belum bisa memotret capung yang bergerak terlalu cepat. Ketika capung hinggap, saya langsung mencari fokus yang tepat dan menjepretnya dengan cepat. Saya tetap memburu capung ini ketika dia berpindah tempat hinggap. Memburu capung ini membuat saya menjadi buruan serangga lain, nyamuk.
            Dari ratusan foto capung yang saya jepret halaman rumah, ternyata yang menjadi modelnya hanya 2 capung. Capung lainnya saya temukan di sebuah tempat wisata di Tangkiling. Foto-foto capung hasil buruan saya itu bisa dilihat di blog ini. Lihat: Foto Capung. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini