Ana

Sabtu, 22 November 2014

BBM Mahal di Kalimantan




                Kenaikan harga BBM memicu banyak reaksi. Ada yang berdemonstrasi, ada yang pasrah, ada yang tenang-tenang saja. Saya termasuk yang pasrah (karena memang sudah tahu akan naik). Saya juga bisa mengerti penyebab pemerintah menaikkan harga BBM yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu. Saudara-saudara saya di Kalimantan termsuk orang yang tenang-tenang saja mendengar kenaikan harga BBM.
                Mereka tenang bukan karena kebanyakan duit atau sama sekali tidak memerlukan BBM. Mereka tidak mempersoalkan karena harga baru yang ditetapkan pemerintah lebih rendah dari harga yang biasanya beredar di sana. Di hulu Sungai Kahayan, harga bensin per liternya Rp 10.000 – Rp 12.000. Itu adalah harga sebelum BBM dinaikkan. Itu adalah harga eceran ketika harga resmi hanya Rp 6500. Harga bensin yang baru, Rp 8500, masih lebih rendah dari harga eceran di sana. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini