Ana

Kamis, 23 Oktober 2014

Mencoba Menggapai Pak Presiden




                Berdiri di pinggir jalan bersama dengan rakyat Indonesia lainnya untuk menyambut presiden baru adalah pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Yang mengesankan adalah aksi orang-orang di sekitar jalan yang dilalui oleh kirab presiden dan wakil presiden.
                Pak Jokowi, presiden RI pertama yang berasal dari “rakyat biasa”, memang menjadi idola banyak orang. Sosoknya yang sederhana dan ndeso membuat orang merasa dekat dengannya. Kekaguman besar orang-orang juga menimbulkan harapan besar yang dibebankan pada bahu presiden bertubuh kerempeng ini.
                Bagi beberapa orang, kekaguman itu ditunjukkan dengan berteriak-teriak memanggil sang idola. Ada juga yang sampai histeris ketika Pak Jokowi melambaikan tangannya ke arahnya. Mengingatkan pada beberapa konser musik yang pernah saya hadiri. Pasti ada saja orang yang berteriak histeris disusul dengan nangis-nangis.
                Yang cukup banyak terjadi adalah orang-orang yang berusaha menggapai presiden barunya. Ketika kereta kuda yang membawa presiden dan wakil presiden bergerak mendekat, mereka juga mendekat ke depan sambil melambaikan tangan mencoba menggapai. Tentu saja percobaan ini hampir tidak ada yang berhasil. Paspampres yang berada di sekitar kereta dengan sigap menghalau tangan-tangan itu. Tangan yang menggapai hanya bisa melambai dari jauh. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini