Ana

Jumat, 10 Oktober 2014

Budaya Baca Tulis




                Di harian nasional yang sering saya baca (karena dapat gratisan), tertulis berita tentang rendahnya budaya baca tulis di Indonesia. Sangat disayangkan memang. Budaya baca tulis yang berkembang tentunya akan membuat kemajuan dan mengembangkan peradaban manusia di tempat itu.
                Dengan adanya teknologi jaman sekarang, seharusnya budaya baca tulis makin meningkat. Media sosial yang sudah menjadi gaya hidup turut menunjang itu. Kalau mau update status, harus menulis. Kalau mau tahu status orang lain, harus membaca. Namun ternyata hal itu tidak meningkatkan minat membaca dan menulis.
                Untuk bisa menulis, seseorang harus lebih dulu bisa membaca. Bacaan itu akan menjadi sumber acuan bagi sang penulis untuk menuangkan gagasannya menjadi sebuah tulisan. Kalau yang dibaca adalah status-status “sampah”, pasti juga yang akan dikeluarkan dalam tulisannya adalah sampah.
                Dari kecil, saya adalah orang yang suka membaca dan menulis. Untuk keterampilan menulis, sebenarnya baru akhir-akhir ini saya pertajam. Dulu-dulunya, keterampilan menulis hanya sebagai sampingan karena itu bukanlah target utama dari pekerjaan saya. Saya tetap konsisten menjalani kebiasaan membaca dan menulis, selain karena suka, juga karena banyak gunanya.
                Rendahnya minat baca tulis membuat orang seperti saya, yang suka membaca dan menulis ini, menjadi kaum minoritas di masyarakat. Saya sering dianggap orang aneh yang sombong karena lebih suka duduk membaca daripada ngomongin orang-orang terkenal yang dianggap artis. Ini juga terkait dengan sifat saya yang agak pendiam dan tidak terlalu suka ngomong. Selain itu, umumnya saya tidak sepakat dengan penggunaan kata artis. Hanya tampil di sebuah sinetron, atau menjadi perempuan simpanan seseorang, bagi saya bukanlah artis.
                Walaupun dianggap aneh, saya tetap konsisten mengajak orang-orang untuk lebih banyak membaca. Suatu saat nanti, bangsa Indonesia akan lebih banyak membaca dan menuliskan karya-karya besar yang mengangkat peradabannya. Orang-orang yang malas membaca akan menjadi orang yang kuno dan ketinggalan jaman. Mereka akan berubah menjadi orang yang suka membaca. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini