Ana

Kamis, 04 September 2014

Bekerja dari Rumah Itu Mudah?




                Ada bagian dari pekerjaan saya yang bisa dikerjakan di mana saja, di rumah juga bisa. Saya bisa mengerjakannya di kamar tidur saya, kadang-kadang sambil selonjoran di tempat tidur. Dulu saya pernah berpikiran betapa enaknya bekerja seperti ini. Tidak perlu mandi dan berdandan rapi, sudah bisa bekerja. Tidak perlu pergi-pergi jauh melintasi kemacetan pula.
                Setelah dijalani, bekerja di rumah banyak tantangannya juga. Tantangan terbesarnya justru dari diri sendiri. Tantangan ini dimulai sejak awal. Awal untuk memulai pekerjaan tepatnya. Bekerja di rumah membuat kita tidak terburu-buru dan sering mengizinkan diri untuk menunda pekerjaan. Bekerja di rumahjuga membuat kita bisa beristirahat seenaknya, baik itu waktunya ataupun kegiatannya. Bekerja di kamar tidur godaannya lebih besar lagi, yaitu...tidur.
                Walaupun memungkinkan bagi saya untuk bekerja dari rumah, namun saya memilih tetap bekerja di kantor dengan jam kantor yang pasti. Ketika semua orang sibuk bekerja, maka saya lebih sibuk lagi. Bekerja di kantor yang membuat pikiran lebih terarah. Godaan untuk istirahat berlebihan berkurang karena segan ada orang lain. Nonton TV sambil leyeh-leyeh dan ngemil keripik juga tidak akan terjadi kalau bekerja di kantor.
                Dengan target yang tidak berubah, ternyata bekerja dari rumah itu tidak mudah. Perlu tekad yang kuat untuk tidak memusatkan perhatian ke pekerjaan dan tidak melakukan pekerjaan santai-santai ala rumah. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini