Ana

Jumat, 15 Agustus 2014

Teriakan yang Menular




                Ketika ada teriakan yang dikeluarkan oleh seseorang, biasanya akan berpengaruh pada orang lain di sekitarnya. Entah itu merasa terganggu karena berisik, atau bisa juga ikut berteriak. Saya sepertinya termasuk dalam keduanya, merasa terganggu karena berisik, dan kadang-kadang ingin berteriak karena mau menyuruh si tukang teriak untuk diam.
                Saya adalah orang yang sangat menikmati keheningan, apalagi kalau sedang berpikir dan bekerja. Ketika terdengar teriakan, saya mendadak siaga. Kesiagaan itu membuat konsentrasi saya teralih dari hal yang saya kerjakan. Kalau teriakan itu adalah teriakan minta tolong, masih mending. Kalau teriakannya hanya sekedar bercanda, wah, mengganggu bingit!
                Teriakan bercandaan itu kadang-kadang menular pada orang lainnya. Pernah saya temui seorang yang biasanya berbicara lembut sampai hampir berbisik-bisik, begitu bertemu dengan orang yang suka berteriak jadi ikut-ikutan berteriak. Ini malah lebih mengganggu pendengaran lagi karena biasanya dia juga dalah orang yang hening. Teriakannya menular. Keheningan itu berubah menjadi teriakan melengking yang mengerikan. Saya sih sampai saat ini masih berhasil menahan diri supaya tidak ikut-ikutan teriak dan mengganggu banyak orang. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini