Ana

Minggu, 03 Agustus 2014

Menjadi Ketua Panitia HUT GKI Kwitang ke-85, HUT RI, Pekan Pendidikan dan Bulan Keluarga




            Tahun ini, saya dipercaya menjadi Ketua Panitia HUT GKI Kwitang ke-85, HUT RI, Pekan Pendidikan dan Bulan Keluarga. Ini bukanlah tugas yang mudah. Apalagi kepanitiaan ini adalah yang masa tugasnya paling panjang. Menjadi makin tidak mudah karena tugas ini adalah pelayanan di gereja, di mana bahan bakar untuk bekerjanya adalah kemauan dan penerimaan diri untuk dipakai sebagai panitia.
            Ketika menerima tanggung jawab ini, saya perlu waktu beberapa saat untuk memikirkannya. Menimbang-nimbang dulu apakah saya bisa membagi waktu untuk memberikan perhatian kepada tugas-tugas panitia dan juga kepada pekerjaan sehari-hari. Ketua bidang Orkep yang meminta saya untuk mengetuai panitia ini.
            Awalnya saya bimbang, apalagi waktu yang diperlukan untuk persiapan sangat singkat. Kalau hanya mengandalkan akal sehat, rasanya waktunya tidak akan cukup. Belum lagi ditambah dengan panitia yang belum terbentuk.
            Kenyataan panitia yang belum terbentuk akhirnya menjadi berkat bagi saya. Saya bisa memilih anggota tim yang memiliki komitmen dalam pelayanannya. Sudah bukan raahsia lagi dari tahun ke tahun kepanitiaan di gereja hanya berisi banyak nama. Yang mau bekerja? Hanya itu-itu saja. Lebih baik saya memilih orang yang “itu-itu saja” itu ditambah dengan orang-orang baru yang memiliki komitmen untuk belajar. Untuk menghindari nama-nama panitia yang tidak bekerja optimal, saya dan calon wakil ketua menanyakan kesediaan calon panitia.
            Panitia HUT GKI Kwitang ke-85, HUT RI, Pekan Pendidikan dan Bulan Keluarga ini mengelola cukup banyak acara. Saya membaginya menjadi 3 bagian: HUT GKI Kwitang dan HUT RI (Bulan Agustus), Pekan Pendidikan (Bulan September), Bulan Keluarga (Bulan Oktober). Ketiga bagian itu akan ditangani oleh seksi acara yang berbeda-beda. Tujuannya selain supaya lebih fokus dalam bekerja, juga supaya mereka tidak kelelahan dan menjadi jenuh.
            Kami mengadakan rapat pertama tanggal 10 Juli 2014, sehari setelah pemilihan presiden secara langsung yang hasilnya menjadi kontroversi itu. Rapat perdana ini dihadiri cukup banyak panitia. Agendanya perkenalan dan acara-acara yang harus dikelola. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini