Ana

Sabtu, 16 Agustus 2014

Anak-Anak Kecil yang Berziarah




                Ketika berkunjung ke pemakaman, saya sering bertemu dengan orang-orang berziarah. Biasanya, saya ke makam juga untuk tujuan ziarah. Rasanya wajar-wajar saja bila bertemu dengan orang yang melakukan kegiatan sejenis.
                Ziarah ke makam memang sudah menjadi budaya di Indonesia. Ini untuk menghormati leluhur. Dari berbagai adat suku di Indonesia, itu adalah hal yang wajar. Ziarah bersama keluarga juga menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar yang biasanya tidak bertemu beberapa lama.
                Ketika beziarah, saya sering memerhatikan anak-anak yang ada dalam rombongan. Umumnya mereka terlihat tidak nyaman dengan keadaannya dan membuat ulah yang mengesalkan. Ada yang nangis, rewel, teriak-teriak, main-main memanjat nisan, dll.
                Pemandangan yang berbeda ketika saya mengunjungi sebuah kompleks pemakaman di daerah Klaten, Jawa Tengah. Di tempat yang cukup teduh ini ada sekelompok anak kecil yang mendatangi makam. Tadinya saya pikir mereka akan bermain-main dan “mengganggu” makam itu. Ternyata enggak, lo! Di depan nisan makam itu mereka menunduk takzim dan berkomat-kamit seperti berdoa. Tak lupa ,mereka juga melepaskan alas kaki. Setelah doa selesai, mereka melangkah mundur dengan wajah masih emmandang ke nisan.
                Dari jauh saya tersenyum melihat kelakuan mereka. Entah apakah mereka memang sungguh-sungguh berziarah atau hanya ikut-ikutan. Anak-anak memang peniru yang hebat dariorang dewasa yang ada di sekitarnya. Yang jelas, apa yang mereka lakukan saat itu luar biasa bagi saya yang terbiasa melihat anak-anak berkeliaran dan berlarian. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini