Ana

Senin, 28 Juli 2014

Sekolah Mahal Pasti Bermutu Baik (?)




                Saya cukup sering berhubungan dengan anak-anak SD yang gemar menulis. Mereka mengirimkan naskah cerita yang harus saya seleksi dan perbaiki dulu sebelum diterbitkan. Naskah-naskah ini dikirim olah ratusan (mungkin ribuan) anak di seluruh Indonesia.
                Dari beberapa anak yang mengirimkan naskah itu, ada juga yang mengirimkan data sekolahnya. Cukup banyak anak yang bersekolah di sekolah yang terkenal mahal dan dikenal bermutu baik. Masuk akal juga kalau mereka lebih fasih mengenal situs internet buat anak-anak karena memang mendapatkan fasilitas itu di rumah dan sekolahnya.
                Yang cukup menjadi perhatian saya, bahkan kadang-kadang mengganggu perhatian, adalah cara mereka menulis. Ada beberapa anak yang menuliskan ceritanya dengan huruf kecil semua, ada yang tanpa tanda baca, ada juga yang setiap katanya diawali dengan huruf besar. Sebagai warga negara yang tinggal di sebuah negeri yang memiliki ejaan yang disempurnakan (EYD), saya sangat terganggu dengan kenyataan ini. EYD itu seharusnya diajarkan di sekolah dasar, karena ini memang pengetahuan dasar.
                Kadang-kadang saya jadi bertanya-tanya sendiri, kalau pelajaran dasar saja mereka tidak menguasai, bagaimana dengan pelajaran lanjutannya? Terus, biaya yang mahal itu sebenarnya buat apa? Apakah untuk fasilitasnya? Atau untuk membayar guru “profesional”? Atau guru pintar yang sekolah tinggi berkali-kali tapi ternyata kurang dapat mengajar? Yeah, entahlah, ya. Saya belum pernah bersekolah di sekolah yang biayanya mahal selangit.
Yang jelas, kalau kelak saya punya anak, saya akan menuntut sekolah untuk dapat mengajar dan membuat anak saya mengerti. Tidak hanya sekedar mengajar dan menilai saja. Kalau untuk pelajaran lanjutan ada yang nilainya kurang, itu mungkin karena kemampuannya atau bakatnya tidak di situ. Tapi kalau pelajaran dasar saja tidak bisa, wah, saya sudah pasti akan komplain atau sekalian memindahkannya ke sekolah lain yang lebih memerhatikan pendidikan dasar. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini