Ana

Senin, 07 Juli 2014

Presiden Pilihan Perempuan




            Ketika pemilu presiden makin dekat, banyak pertanyaan dan juga prasangka yang beredar. Pertanyaan paling penting dan terkenal adalah siapakah pasangan capres yang akan memenangkan pemilu ini?
            Salah satu pertanyaan tidak penting yang tidak perlu dijawab adalah siapa presiden pilihan perempuan. Pertanyaan ini awalnya mengemuka karena judul artikel yang dirilis oleh sebuah organisasi pembela perempuan. Dalam artikel ini, kedua calon presiden dan wakil presiden sama-sama diulas dengan porsi yang sama. Di lain pihak, pertanyaan ini berkembang menjadi hal yang berbeda-beda. Seakan-akan semua perempuan akan berpendapat sama untuk memilih presidennya.
            Ada kubu pendukung salah satu capres yang mengklaim kalau presiden yang diusungnya pantas dipilih oleh perempuan karena kepeduliannya pada perempuan. Ada juga yang menganggap presiden pilihan perempuan adalah lelaki setengah baya yang jomblo.
            Di luar klaim oleh kedua kubu pendukung, perempuan Indonesia bukanlah 1 pihak atau 1 golongan. Sebagai warga negara, sebagai individu, semua perempuan yang memenuhi syarat untuk memilih presiden, bisa memilih presiden yang mana saja. Itu membuat presiden pilihan perempuan adalah kedua capres itu. Saya yakin di antara para pemilihnya pasti ada yang perempuan. Kalau kedua kubu mengklaim bahwa calon presiden yang diusungnya adalah presiden pilihan perempuan, sah-sah saja. Itu benar juga. Beda halnya kalau kaum perempuan dianggap berpendapat sama.
Sebenarnya, ini bukanlah suatu hal yang penting untuk dibahas atau dicatat. Saya hanya tidak tahan untuk mengomentari kedua kubu yang saling klaim dengan mengatasnamakan perempuan. Sebagai seorang perempuan, rasanya enggak rela disamaratakan seperti itu. Perempuan juga orang merdeka. Boleh memilih capres yang mana saja. {ST}

Popular Posts

Isi blog ini