Ana

Senin, 07 Juli 2014

Dodol




            Akhir-akhir ini, saya sering mendengar kata “dodol” disebutkan. Kata ini digunakan sebagai kata makian ketika orang yang diajak bicara tidak  berkenan di hati. Menurut seorang teman saya yang suka mengucapkan kata “dodol”, kata ini adalah pengganti kata “dongo”, sebuah umpatan yang memang cukup kasar yang berarti “dungu/bodoh”.
            Sebagai seorang penggemar makanan dodol, saya kurang bisa menerima kalau kata “dodol” digunakan sebagai kata makian. Dodol, terutama dodol durian buatan kampung halaman, adalah sesuatu yang sangat berharga dan bernilai. Nilainya sangat jauh lebih tinggi dibandingkan dengan “dongo” atau “dungu”.
            Kata makian ini kabarnya untuk lebih menghaluskan makian sebenarnya. Aneh juga, ya! Emangnya ada makian yang menghaluskan atau dihaluskan? Kalau mau sekalian halus, ya, sekalian aja enggak usah memaki. Atau, kalau mau memaki, jangan merusak nama baik dodol. #forumpembeladodol {ST}

Popular Posts

Isi blog ini